10 Ribu Tusuk Sate Gurita Siap Pecahkan Rekor MURI

festival sate gurita
PERSIAPAN : Suasana di Pantai Pengubayan dalam rangka menyambut festival sate gurita dan surfing/Foto Julianto/Raselnews.com

RASELNEWS.COM, KAUR – Pemkab Kaur siap memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada pelaksanaan festival gurita dengan sate gurita terbanyak yakni 10 ribu tusuk, Rabu (22/6). Festival gurita dan Surfing Competition ini akan dipusatkan di Pantai Pengubayan Kecamatan Kaur Selatan.

“Pencatatan rekor MURI dengan 10 ribu tusuk sate gurita dan lomba surfing ini sekaligus sebagai sarana untuk mempromosikan wisata Kaur. Apalagi Kabupaten Kaur ini terkenal karena gurita dan wisatanya,” kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kaur, Yasman M.Pd, Kamis (16/7).

Dikatakannya, peserta yang ikut festival sate gurita tidak akan dibebankan bahan, panitia sudah menyiapkan seluruh bahan yang dibutuhkan. Panitia sudah menyediakan 600 kilogram gurita basah. Kemudian akan dibagi ke seluruh kecamatan masing masing 40 kilogram. Kemudian daging gurita itu akan dibuat menjadi 10 ribu tusuk sate. “Penilaian langsung oleh tim MURI,” terangnya.

TRENDING  Bantu Petani, Produksi Kopi Berkualitas

Untuk surfing competition akan melombakan tiga kelas yakni Open Surf Competition yang bakal diikuti 38 peselancar, Open Lokal 12 peselancar dan Women Class yang diikuti kurang lebih 10 peselancar.

Seluruh peserta akan bertanding selama dua hari dan akan merebutkan hadiah uang tunai total Rp 20 juta. “Untuk pedaftar kini sudah ada 50 orang dan yang mengkonfirmasi 38 orang. Mereka berasal dari berbagai daerah. Ada dari Provinsi Aceh, Padang dan lainnya,” kata Yasman.

Ditambahkannya, festival gurita dan surfing competition ini dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Kaur ke 19, sekaligus ajang memperkenalkan wisata dan kuliner. Ia mengajak seluruh masyarakat menyukseskan acara ini. “Acara ini nanti akan dihadiri oleh Menteri Pariwisata, Gubernur Bengkulu dan beberapa pejabat lainnya. Kegiatan dibuka tangal 22 Juni. Peserta langsung regestrasi sekaligus pameran UMKM dan tanggal 23 gran final peserta surfing,” tuturnya.

TRENDING  Sudah 50 Peselancar Mendaftar di Festival Gurita dan Surfing Kaur, 18 di Antaranya Wanita

Pantauan Rasel di lapangan, terjadi kelangkaan gurita basah menjelang festival, harganya juga melambung tinggi yakni mencapai Rp 100 ribu perkilonya. Namun pihak panitia sudah melakukan persiapan sehingga gurita dipastikan tetap ada saat pelaksanaan nantinya.

Disentral Gurita Pelabuhan Linau Kecamatan Maje mislanya, para pengepul mengaku tak banyak stok menjelang fertival ini. “Kalau stok tidak banyak paling sekitar 10 kg itu juga harga sudah tinggi, saat ini sudah banyak yang mesan mungkin untuk kegiatan festival juga,” turur Ida (50) penjual gurita di Pelabuhan Linau. (jul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.