Aplikasi Sport Human Connection (SHC) Hadir Menjawab Tantangan Modernisasi Digital Pelaku Olahraga di Provinsi Bengkulu

  • Whatsapp
PKM : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) daring, dalam rangka pelatihan penggunaan software SHC bagi pelatih di Provinsi Bengkulu.
Cari Informasi Menarik Lainnya di Radar Selatan Disini

RASELNEWS.COM, BENGKULU – Akibat pandemi covid-19 merebak, industri olahraga juga ikut terdampak. Mulai dari pelaku, maupun penonton industri tersebut. Digitalisasi adalah kunci agar agar aktivitas olahraga bisa tetap terus berjalan. Bahkan, akibat pandemi covid-19 ini, banyak pertandingan dan kegiatan olahraga tertunda. Jika diadakan juga harus dilakukan tanpa penonton.

Melihat situasi lingkungan yang belum juga kondusif hingga saat ini, Dosen Universitas Negeri Malang (UM), Abi Fajar Fathoni, membuka ide untuk mengembangkan sebuah aplikasi digital untuk mendukung layanan berolahraga agar lebih mudah diakses. Aplikasi ini dinamakan Sport Human Connection atau SHC.

Bacaan Lainnya

Aplikasi yang sudah bisa didownload di playstore ini hadir sebagai aplikasi yang bertujuan membangun sebuah komunitas dan menghubungkan pelaku olahraga dari seluruh Indonesia secara daring. “Tujuan lainnya dengan adanya aplikasi ini bisa menjembatani pelaku olahraga misalnya pelatih dengan masyarakat”, ujar Developer Aplikasi SHC, Abi Fajar Fathoni.

Sejak dikembangkan, aplikasi tersebut sudah melesat dengan baik dan sudah banyak diunduh di aplikasi playstore handphone andorid. Bahkan, aplikasi tersebut juga berhasil meraih peringkat 3 nasional dalam “Lomba Inovasi dan Teknologi Terapan Olahraga” yang diselenggarakan Kemenpora Republik Indonesia.

“Pengembangan aplikasi kami nantinya bisa menampilkan berapa harga jasa yang diberikan, terhubung dengan google maps, fitur layanan konsultasi dan bekerja sama dengan plarform elektronik yang ada untuk sistem pembayaran,” jelasnya.

Selain menyediakan informasi tentang pelatih, SHC juga memberikan informasi mengenai pelaku olahraga lain. Diantaranya atlet, maseeur, fisioterapi, dokter olahraga dan klub serta sekolah olahraga. “Nantinya kami akan lengkapi dengan psikolog dan ahli gizi olahraga,” tutur Abi.

Langkah awal mempublikasikan aplikasi SHC, dimulai dengan menggelar pengabdian masyarakat di Provinsi Bengkulu, Kegiatan terselenggara atas Kerjasama dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu (FKIP-UNIB) dengan KONI Provinsi Bengkulu.

Kegiatan pengenalan aplikasi ini diketuai oleh Septian Raibowo, M.Pd selaku Dosen Prodi Pendidikan Jasmani Universitas Bengkulu, beranggotakan Drs. Tono Sugihartono, M.Pd (Dosen Prodi Pendidikan Jasmani serta Bogy Restu Ilahi, M.Pd (KONI Provinsi Bengkulu).

Kegiatan mengambil tema“Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sport Human Connection (SHC) bagi Pelatih Olahraga di Provinsi Bengkulu untuk Meningkatkan Eksistensi Profesi Pelatih Olahraga”, yang diikuti pelaku olahraga dari Bengkulu dan wilayah sekitarnya, pada Sabtu, 14 September lalu.

“Diharapkan lewat gelaran kegiatan kali, ini dapat membantu pelaku olahraga khususnya para pelatih olahraga yang ada di Provinsi Bengkulu. Nantinya dapat beradaptasi dan meningkatkan eksistenis dengan memanfaatkan teknologi di era yang semakin era modern ini,” tandas Septian Raibowo. (rls/prw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *