Bentrok Pemuda di Tebat Sekuning: Tangan Nyaris Putus, 7 Pelaku Diamankan

tebat sekuning
DIAMANKAN : Pelaku pengeroyokan yang berhasil diamankan

RASELNEWS.COM, BENGKULU SELATAN – Bentrok dua kelompok pemuda menyebabkan pertumpahan darah di bumi perkemahan Tebat Sekuning, Desa Jeranglah Rendah, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), terjadi Kamis (12/5) dini hari.

Akibatnya, dua korban yakni Titin Marzuki (21), warga Desa Lubuk Sirih Ulu, dan Yusuf (21), warga Desa Lubuk Sirih Ilir Kecamatan Manna mengalami luka serius akibat dibacok senjata tajam. Tangan Titin nyaris putus hingga harus dioperasi.

Peristiwa tersebut cepat terendus polisi. Kurang dari 24 jam, Polsek Manna berhasil mengamankan tujuh dari sembilan orang terduga pelaku. Ketujuh terduga pelaku diamankan di Mapolsek Manna untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Memang betul ada kejadian pembacokan. Korban berjumlah dua orang dan sedang dirawat di rumah sakit. Sedangkan terduga pelaku berjumlah sembilan orang. Tujuh orang diantaranya sudah kami amankan. Dua orang lagi masih dicari,” kata Kapolres BS, AKBP Juda T Tampubolon, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Manna, Iptu Yevi Mulyadi.

TRENDING  Perkara Nafkah, Lima Guru Ini Minta Cerai

Tujuh terduga pelaku yang sudah diamankan berinisial Ke, Ri, He, As, Je, Al, dan Iq. Dari tujuh pelaku yang sudah diamankan, lima orang masih berstatus pelajar SMAN di BS. Sedangkan orang yang masih kabur berinisial Re dan Ri, juga masih berstatus pelajar.

korban pembacokan bentrok pemuda
Korban pembacokan dirawat di rumah sakit akibat luka serius yang dialami

“Tujuh terduga pelaku menyerahkan diri dengan diantar orang tua masing-masing. Sedangkan dua orang masih kabur. Kami sudah hubungi orang tuanya, tapi katanya anaknya itu belum pulang dari tadi malam (Kamis, 12/5). Kami masih berharap menyerahkan baik-baik. Tapi kalau tidak kooperatif, akan ditangkap,” tegas Kapolsek.

TRENDING  Lampu Jalan Minim, Pemda Dinilai Tak Peduli

Dari tangan tujuh terduga pelaku yang diamankan, polisi menyita barang bukti berupa satu bilah parang, satu pucuk keris, satu potong kayu, tiga unit sepeda motor. Dan juga menyita beberapa botol minuman keras dari TKP pembacokan.

Kapolsek belum dapat memastikan motif pembacokan tersebut. Sebab korban masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan tujuh terduga pelaku yang diamankan belum memberi keterangan pasti. Tapi dari dugaan sementara, bentrok dua kelompok pemud tersebut dipicu ketersinggungan.

Dari informasi, bentrok pemuda itu berawal sekitar pukul 00.17 WIB kelompok dari terduga pelaku melintas di kawasan Tebat Sekuning kemudian dicegat kelompok korban. Sempat terjadi ribut mulut. Kemudian kelompok pelaku menghubungi rekan-rekannya untuk menyampaikan informasi kalau mereka sedang bersiteru di Tebat Sekuning.

TRENDING  Kebakaran, Jangan Panik, Ini yang Pertama Dilakukan
parang yang diamankan polisi
Parang yang diamankan polisi dari bentrok dua kelompok pemuda

Kelompok pelaku kemudian segera datang ke TKP hingga terjadi perkelahian. Dua orang dari kelompok korban yakni Titin dan Yusuf terkena bacok. Sementara rekan mereka berhasil kabur. Tangan kanan Titin nyaris putus akibat luka bacokan. Diduga luka tersebut setelah korban menangkis sabetan parang.

“Motifnya belum bisa dipastikan. Tapi kemungkinan karena ada ketersinggungan, dan juga pengaruh mabuk minuman keras. Soalnya dari TKP kami menyita beberapa botol minuman keras. Sejuah ini terduga pelaku masih diamankan, belum ditetapkan sebagai tersangka. Kami masih mencari informasi yang tepat mengenai peristiwa ini,” demikian Kapolsek. (yoh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.