Inspektorat Audit BOS dan DD

audit bos dan dana desa
Ilustrasi

RASELNEWS.COM, BENGKULU SELATAN – Untuk mencegah penyimpangan bantuan operasional sekolah (BOS) dan dana desa (DD), Inspektorat Daerah (Ipda) Bengkulu Selatan (BS) segera turun ke lapangan melakukan audit realisasi BOS dan DD periode Januari-Juni 2022. Audit reguler dilakukan langsung ke sekolah, desa, dan OPD untuk memastikan penggunaan sesuai aturan dan tidak ada kesalahan administrasi.

Inspektur Ipda BS Hamdan Syarbaini, S.Sos mengatakan dalam proses audit reguler, tim pemeriksa dari Ipda BS akan melihat penggunaan dana BOS sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis). Sebab pada 2021 lalu banyak sekolah yang salah merealisasikan dana BOS sehingga menjadi temuan BPK dan dinyatakan sebagai tuntutan ganti rugi (TGR).

TRENDING  Dispora Bengkulu Selatan Ajak Pemuda Jauhi Narkoba

Begitu juga realisasi DD, auditor Ipda BS ingin memastikan Kades merealisasikan anggaran sesuai aturan. Pada 2022 ini, pengalokasian DD diwajibkan beberapa kegiatan, mulai dari ketahanan pangan, BLT, hingga penanganan covid-19.

“Tim auditor akan turun melakukan audit reguler bulan depan. Seluruh sekolah, desa, dan OPD akan didatangi. Audit pertengahan tahun akan memantau realisasi anggaran dan kegiatan yang sudah berjalan selama enam bulan ini,” ujar Hamdan.

Disampaikan Hamdan, pihaknya melakukan audit reguler untuk membimbing sekolah, pemerintah desa, dan OPD dalam melaksanakan kegiatan. Jika ada kegiatan yang menyalahi aturan, bisa dibenahi secepatnya.

TRENDING  Pelantikan 127 Kades Terpilih Kembali Ditunda, Tunggu Keputusan Satgas

“Jika ditemukan ada kesalahan dalam audit BOS dan DD, kami akan memberi bimbingan untuk pembenahan. Karena tujuan kami melakukan pengawasan agar tidak ada kegiatan dalam merealisasikan anggaran yang menyalahi aturan,” tutup Hamdan. (yoh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.