Polisi Pamong Praja Cemas, Damkar Tersenyum

pol pp
AKTIF: Petugas Satpol-PP dan Damkar BS aktif menjalankan tugas

RASELNEWS.COM, BENGKULU SELATAN – Tidak adanya regulasi yang mengatur pengangkatan Polisi Pamong Praja (Pol PP) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), membuat honorer Pol PP Dinas Satpol PP-Damkar BS dihantui kecemasan.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang dijamin Perpres Nomor 38 Tahun 2020 serta Keputusan MenPAN-RB Nomor 1197 tahun 2021 tentang pengangkatan ASN PPPK.

Dinas Satpol PP-Damkar BS sendiri memiliki 210 tenaga honorer Pol PP yang terancam tidak bisa dipekerjakan lagi.

“Kami telah berkoordinasi dengan Kemendagri terkait pengajuan formasi PPPK Pol PP dan Damkar. Hhanya Damkar yang bisa diakomodir, sementara Pol PP tidak bisa. Kami akan mencari alternatif lain untuk mempertahankan ratusan honorer Pol PP yang ada,” ujar Kepala Dinas Satpol PP-Damkar BS Erwin Muchsin S.Sos.

TRENDING  Camat Seginim Kangkangi Perbup?

Dalam regulasi, pemerintah dapat mengajukan perekrutan Pol PP melalui seleksi CPNS. Namun Pemkab BS sendiri tidak mendapatkan kuota formasi CPNS pada 20223.

“Sekarang formasi CPNS sudah tidak dibuka lagi, begitupun dengan honorer yang akan dihapuskan. Kalau honorer Pol PP ini habis, siapa lagi yang akan bergerak ke lapangan. Sedangkan personel PNS jumlahnya sangat terbatas,” ujar Erwin.

Jika honorer Pol PP benar-benar dihapuskan, untuk mengatasi kekurangan personel kemungkinan Dinas Satpol PP-Damkar BS akan mengajukan tenaga alih daya atau outsourching untuk memenuhi kebutuhan. “Tapi tetap masih harus meminta persetujuan pusat,” tutur Erwin. (rzn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.