Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri 17 Mei

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri
INPUT : Siswa menginput data diri di Pangkalan Data Siswa Sekolah (PDSS).

RASELNEWS.COM, BENGKULU SELATAN – Tahapan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) siswa SMA/SMK sudah tahap registrasi ulang akun. Selanjutnya, para peserta akan mengikuti tahapan ujian SBMPTN secara tatap muka di kampus tujuan masing-masing.

Jika tidak ada halangan, kegiatan seleksi tersebut dimulai 17–23 Mei untuk gelombang pertama. Sementara gelombang kedua bakal dilaksanakan pada 28 Mei–3 Juni mendatang.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Manna, Bengkulu Selatan, Diazdado Putrajaya, SE, M.Si, membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, jumlah peserta SBMPTN tahun ini tak kalah banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terbukti dari antusiasme siswa dalam registrasi akun SBMPTN pada 17 Maret lalu.

TRENDING  Pelaku Curanmor Terus Beraksi, Giliran Scoopy Raib

“Secara pasti kami tidak bisa menghitung jumlah peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ini. Namun, dari registrasi akun jumlahnya cukup banyak. Ini bukan tidak berasalan, mengingat masih banyak siswa yang belum lolos SNMPTN beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Diteruskan Diazdado, berbeda dengan SNMPTN. Kegiatan ujian SBMPTN ini langsung dilakukan secara tatap muka berbasis komputer. Artinya, siswa akan diuji kemampuan wawasan pribadi, wawasan kebangsaan serta kemampuan nalarnya. SBMPTN sendiri lebih mengedepankan nilai akademik dari hasil ujian tersebut. “Kalau SNMPTN hanya diseleksi berdasarkan nilai raport siswa. Tapi ini tidak, langsung seleksi bersama dan diambil nilai tertinggi,” ungkapnya.

TRENDING  Salah Penulisan Ijazah, Ini Cara Memperbaikinya

Peserta yang belum lolos ujian SBMPTN bisa bergabung di perguruan tinggi negeri melalui seleksi ujian mandiri (UM). “Totalnya ada tiga tahap untuk bisa masuk perguruan tinggi negeri. Pertama jalur SNMPTN, SBMPTN lalu yang terakhir adalah ujian mandiri. Kalau ketiganya tidak lolos, mungkin siswa bisa bergabung ke perguruan tinggi swasta atau lainnya,” demikian Diazdado. (rzn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.