Tertarik Motor Murah di Facebook, Uang Rp 8 Juta Lenyap

facebook
LAPOR: Korban menyampaikan laporan ke Mapolres Kaur, kemarin

RASELNEWS.COM, KAUR –  Anton (35), warga Desa Pasar Baru Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur, mengaku menjadi korban penipuan jual beli online melalui Facebook (Fb). Anton menyebut uang miliknya sebesar Rp 8 juta raib begitu saja.

Kamis (19/5/2022), Anton melaporkan dugaan penipuan yang menimpanya ke Mapolres Kaur. “Saya tertarik membeli motor murah yang dipajang di Fb. Setelah negosiasi, penjual meminta transfer uang sebelum barang dikirim. Tapi sampai kini (kemarin) barang tidak dikirimkan,” ujar Anton menyampaikan laporannya di Mapolres Kaur.

Dalam laporannya, Anton menjelaskan peristiwa penipuan terjadi pada 16 Mei 2022. Bermula dari korban yang mengenal terlapor berinisial BA melalui Facebook. Dalam akun Fb, terlapor menjual sepeda motor Yamaha N Max yang dibandrol dengan harga Rp 5 juta.

TRENDING  Narkoba Masih Beredar di Bengkulu Selatan, Giliran Papa Muda Diciduk

Sedangkan Rp 3 juta, adalah biaya pengiriman dan surat menyurat. Tergiur dengan tawaran pelaku, korban langsung menghubungi pelaku dan berniat membeli motor tersebut.

Merasa yakin, korban langsung mentransfer uang tersebut ke nomor rekening yang diminta pelaku dengan perjanjian motor akan diserahkan setelah uang disetor. Hanya saja, motor tak kunjung dikirim. Bahkan nomor handphone terlapor juga sudah tidak dapat dihubungi.

“Saya transfer uang tiga kali. Pertama Rp 1,5 juta, kedua Rp 3,5 juta dan terakhir Rp 3 juta. Tiga juta itu alasan pelaku untuk biaya pengiriman dan surat menyurat. Tapi sampai kini motor yang saya beli tidak dikirim-kirim dan nomor penjual tidak bisa dihubungi lagi,” ujarnya.

TRENDING  APBD-P Kaur Rp 909,6 Miliar

Sementara itu, Kapolres Kaur AKBP Dwi Agung Setyono SIK MH melalui Kasat Reskrim Iptu Indro Witayuda Prawira S.Tk mengaku akan mempelajari laporan korban. Ia mengimbau masyarakat tidak tergiur dengan mudah barang murah yang dijual secar aonline.

“Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti. Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban, pelaku masih dalam penyelidikan,” tutupnya. (jul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.