Tiga Kendaraan Baku Hantam, Pelajar Seluma Patah Kaki dan Tangan

tiga kendaraan baku hantam
PATAH TULANG : Korban kecelakaan lalu lintas mendapat pelayanan medis dan menderita patah tulang

RASELNEWS.COM, SELUMA – Tiga kendaraan baku hantam. Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan Kabupaten Seluma. Kali ini terjadi di Simpang Tiga Ngalam Kecamatan Air Periukan.

Lakalantas terjadi antara Mobil APV BD 1408 MZ yang dikemudikan Wedi (40), warga Padang Lakaran Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan, dengan sepeda motor Honda Supra BD 3406 PV yang dikemudikan Bayu (16), warga Desa Kungkai Baru Kecamatan Air Periukan, dan sepeda motor Yamaha Vega BD 5921 YD yang dikemudikan Redo (17) pelajar, warga Desa Tanjung Kuaw Kecamatan Lubuk Sandi.

TRENDING  Baperjakat Pastikan Mutasi Dalam Bulan Ini

Peristiwa kecelakaan terjadi Kamis petang (11/5) sekitar pukul 18.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja, Redo mengalami patah tangan dan kaki sehingga harus dilarikan ke RSUD M Yunus Bengkulu.

Kapolres Seluma, AKBP Darmawan Dwiharyanto, SIK melalui Kasat Lantas Iptu Jangkung Riyanto, membenarkan mengenai kejadian tersebut. “Akibat kejadian tersebut, satu pengendara menderita patah tulang kaki dan tangan. Sedangkan yang lainnya hanya mengalami luka lecet,” tegas Kasat Lantas kepada Rasel.

Kecelakaan bermula saat pengendara sepeda motor Honda Supra yakni Bayu melaju dari arah Tais menuju Kota Bengkulu, bermaksud menyalip kendaraan di depannya. Waktu bersamaan muncul mobil APV yang dikemudikan Wedi melaju dari arah Bengkulu.

TRENDING  Suami Pergi ke Acara Pernikahan, Eee.... Sang Istri Main "Kuda-kudaan"

Tabrakan pun terjadi. Kemudian mobil APV banting setir ke kiri dan menabrak sepeda motor Yamaha Vega milik Redo yang saat itu berada di pinggir Jalan. “Pengendara sepeda motor Yamaha Vega saat kejadian sedang berhenti dan berada di pinggir jalan, sehingga tertabrak oleh mobil APV yang banting stir,” tutup Kasat Lantas. (rwf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.